skip to Main Content
Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak

Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak

Cacar air merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Varicella Zooster, salah satu virus herpes. Penyakit ini bisa menyerang orang dewasa dan anak-anak. Normalnya orang akan mengalami cacar hanya satu kali seumur hidup. Sebagian besar orang mengalami cacar pada usia kanak-kanak, namun tidak menutup kemungkinan orang dewasa yang memiliki imun rendah dapat tertular dan biasanya gejala cacar air ini akan lebih berat daripada yang terjadi pada anak-anak.

Cacar air terjadi ketika tubuh anak mengalami infeksi dan sistem kekebalan tubuh akan memproduksi antibodi sebagai usahanya melawan virus. Salah satu gejala yang gampang terlihat adalah munculnya bintil-bintil berwarna merah di sekujur tubuh, menggelembung dan berisi air, serta gatal yang diikuti oleh demam. Setelah beberapa hari, demam akan turun dan bintil tersebut akan mengering dan mengelupas. Anak yang terkena cacar biasanya dikarantina di rumah agar tidak menular.

Cacar air pada anak memang bukan kondisi medis yang memerlukan penanganan yang terlalu serius dan dapat dirawat di rumah. Seperti semua jenis virus, penyakit ini dapat sembuh dengan senidirinya jika anak memiliki kekebalan tubuh yang baik. Namun ada baiknya orangtua melakukan beberapa langkah pengobatan umum berikut untuk mempercepat penyembuhan dan menghindari munculnya dampak fatal yang dapat menyebabkan kematian.

Berikan Anak Cukup Cairan

Jika anak terkena cacar air, ia wajib mendapat asupan cairan yang cukup untuk membantu mencegah dehidrasi sehingga tubuh anak mampu melawan infeksi virus yang menyerang tubuhnya. Pastikan anak menerima cairan yang cukup, terutama air putih. Jika anak masih bayi, maka masih tetap diberikan ASI atau susu formula. Cairan yang diminum anak juga akan membantu menurunkan demam karena cairan yang keluar melalui urin akan mengeluarkan panas dari dalam tubuh.

Berikan Obat Peringan Rasa Sakit

Demam hanya respon tubuh yang normal terhadap infeksi dan ini berarti tubuh sedang melawan virus yang sedang menyerang tubuh. Demam juga akan memberi rasa sakit dan nyeri pada tubuh anak. Jika anak merasa tidak nyaman dengan tubuhnya, biasanya ia akan rewel dan susah tidur. Untuk meringankan demam dan rasa sakit serta nyeri yang menyertainya, memberikan obat seperti paracetamol, ibuprofen, antihistamin sedatif, atau imunoglobin biasanya menjadi salah satu langkah awal yang dilakukan oleh orangtua. Pemberian obat ini tentunya harus sesuai dengan resep dokter dan diberikan berdasarkan usia anak.

Mandi & Selalu Gunakan Pakaian Bersih dan Nyaman

Cacar air memang sangat membuat risih dan ada mitos yang mengatakan anak tidak diperbolehkan mandi, yang hanya akan memperparah gejala yang timbul. Faktanya, pengidap cacar air tetap harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi, agar bakteri dan kuman tidak tersimpan di dalam kulit. Selain itu, mandi berguna untuk menghindari tersebarnya penyakit di seluruh tubuh. Rasa gatal pun akan semakin menjadi-jadi ketika pakaian yang dipakai tidak terasa nyaman. Untuk mengurangi rasa gatal berlebihan akibat bergesekan dengan pakaian dan keringat yang menempel, berikan anak pakaian bersih yang ringan dan longgar. Pakaian dengan bahan katun sangat baik untuk mencegah rasa gatal dan cepat menyerap keringat. Usahakan tidak memakai pakaian yang ketat. Gantilah baju anak setiap beberapa jam sekali dan pastikan pakaiannya selalu kering. Anda juga harus mencuci baju anak secara terpisah agar virusnya tidak menyebar dan jangan biarkan orang lain terkena kontak dengan pakaian yang dipakai oleh anak.

Berikan Salep, Bedak atau Lotion

Salep, bedak atau lotion kalamin digunakan untuk mengurangi gatal pada kulit anak. Jika bintil cacar yang masih berair digaruk, maka cairannya akan pecah dan menyebar dan ini akan menimbulkan bintil-bintil yang baru. Salep dapat digunakan untuk mencegah bintil cacar menyebar ke area tubuh yang lain. Biasanya salep dioleskan setiap tiga jam sekali pada bintil cacar. Selain salep, bedak juga dapat menjadi alternatif untuk mengurangi perasaan gatal dan mempercepat keringnya bintil kemerahan di kulit. Taburkan bedak pada seluruh tubuh anak secara berkala terutama di bagian tubuh yang belum terdapat bintil. Hal ini guna mencegah timbulnya bintil baru pada daerah tersebut. Lotion kalamin juga dapat Anda gunakan sehingga anak tidak menggaruk bintilnya terus-menerus.

Berendam di Air Bercampur Garam Epsom

Jika Anak sudah hampir sembuh dari cacar air, maka Anda dapat mengajaknya untuk berendam di air yang telah dicampur dengan garam epsom. Cara ini dapat membantu mengurangi gatal yang menjadi-jadi karena biasanya bintil cacar yang sudah akan sembuh akan terasa semakin gatal. Bekas cacar pun juga akan lebih cepat sembuh. Namun perlu diingat bahwa Anda hanya dapat melakukan ini pada saat anak sudah tidak demam dan bintilnya mulai mengering. Ajaklah anak untuk berendam selama sekitar kurang lebih 10 menit di dalam air. Garam epsom dapat dengan mudah dibeli di apotek atau toko-toko online.

Kesimpulan

Sebagai orangtua, Anda tentu tidak ingin anak Anda merasakan sakit akibat cacar air. Memang benar bahwa cacar air bisa menyerang siapa saja, namun ada baiknya jika Anda melindungi keluarga dengan pencegahan melawan virus ini. Pencegahan cacar air dapat dilakukan dengan pemberian vaksin cacar atau imunisasi. Vaksin tidak membuat anak kebal sepenuhnya dari tertularnya cacar air, vaksin hanya berfungsi untuk meringankan tingkat keparahan cacar air pada anak yang sudah diimunisasi. Hal ini kembali lagi pada sistem imun masing-masing anak. Jika cacar air yang diderita anak lebih serius, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan mencegah komplikasi.

 

Adi Pramono

Web developer Bali, Indonesia. My name is Adi Pramono, a fulltime WordPress web developer based in Bali, Indonesia. I am originally come from Palangkaraya, Borneo Island, Indonesia. I believe that website is important in today’s world and a basic need for future businesses. Mail me if you need someone for your web project: info@adipramono.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top