skip to Main Content
Tips Agar Cepat Hamil

Tips Agar Cepat Hamil

Tips Agar Cepat Hamil

Tiap pasangan suami istri selalu mendambakan buah hati sesegera mungkin setelah menikah. Ada yang dapat hamil dengan cepat, namun ada pula yang harus menunggu. Penantian tersebut membuat pasangan selalu bertanya-tanya apa faktor yang menghambat kehamilan, padahal sudah berbagai cara dijalani untuk menghadirkan anggota baru dalam keluarga kecil yang baru dibangun. Saat yang didambakan tak kunjung terwujud, pasangan yang masih belum dikaruniai momongan hanya dapat memasrahkan segala usaha yang telah dilakukan kepada Yang Maha Kuasa.

Sebelum merasa putus asa dan memasrahkan segalanya pada Tuhan karena sudah melakukan segala cara untuk mendapatkan anak, ada baiknya mengintrospeksi diri apakah pola hidup Anda dan pasangan sudah sesuai untuk menghadirkan buah hati di tengah-tengah keluarga Anda. Banyak sekali faktor yang kemungkinan menghambat kehamilan, baik itu dari pihak istri maupun suami. Sebelum menyalahkan satu sama lain, alangkah lebih baiknya jika Anda dan pasangan mengevaluasi kembali hal-hal seperti pengetahuan tentang reproduksi, asupan gizi, kesiapan fisik dan mental, dan lain-lain. Berikut ini adalah rangkuman tips yang dapat Anda lakukan bersama pasangan jika ingin segera memiliki momongan.

Kenali masa subur dan ovulasi

Perencanaan kehamilan sangat berkaitan dengan siklus haid pada seorang wanita. Ini perlu diperhatikan dan dipahami jika Anda dan pasangan menginginkan kehamilan dengan cepat. Peluang setiap wanita untuk hamil adalah 15-25% setiap bulan dan peluang besar untuk hamil adalah pada saat terjadinya masa subur. Untuk menentukan masa subur, Anda dan pasangan harus menghitung siklus haid setiap bulannya. Siklus haid adalah rentang hari dari hari pertama menstruasi sampai menstruasi berikutnya. Jika seorang wanita telah memahami siklus ini, maka akan lebih mudah memperkirakan masa subur dan ovulasinya. Siklus haid normal seorang wanita adalah 28-35 hari, dapat lebih cepat atau lebih lambat.

Masa subur adalah waktu di mana ovarium melepaskan sel telur atau ovulasi. Biasanya masa subur terjadi sekitar 14 hari setelah haid jika memiliki siklus haid normal. Sel telur akan lepas pada saat puncak masa subur (ovulasi) dan hanya akan bertahan hidup 12-24 jam setelah dilepaskan. Jika sel telur tidak dibuahi sperma, maka akan luruh bersama dinding rahim pada saat menstruasi. Kehamilan terjadi jika sperma berhasil membuahi sel telur yang telah dilepas. Ciri-ciri masa subur biasanya dapat dideteksi dengan memperhatikan lendir serviks. Jika wanita mengeluarkan lendir serviks yang jernih seperti putih telur, itu adalah tanda dimana sel telur telah siap dibuahi.

Untuk mempercepat terjadinya kehamilan, sebaiknya Anda rutin melakukan hubungan dengan pasangan Anda pada masa subur. Masa subur hanya terjadi 5-6 hari, namun sperma dapat bertahan dalam tubuh selama 7 hari. Tentu saja bukan hanya istri saja yang harus mempersiapkan diri, suami pun harus memastikan bahwa sperma yang dikeluarkan berkualitas.

Kelola Stress

Faktor penghambat yang paling sering terjadi pada pasangan suami istri di masa modern ini adalah faktor psikis dan mental. Anda dan pasangan dituntut untuk rileks dan bebas stres, namun keduanya memiliki pekerjaan yang harus dilakukan untuk membangun rumah tangga. Belum lagi jika suami istri tidak tinggal di satu kota dan hanya dapat bertemu sekali sebulan atau bahkan lebih lama. Hubungan jarak jauh akan menghambat terjadinya kehamilan karena belum tentu pasangan bertemu pada masa subur.

Tuntutan dan pengaruh orang sekitar yang selalu menanyakan kapan hamil akan membuat suami atau istri merasa minder atau rendah diri. Stres muncul pada saat Anda ingin buru-buru segera hamil, namun justru perasaan inilah yang menyebabkan stres berlebihan dan menghambat kehamilan. Stres akan mengganggu kemampuan sel telur untuk berovulasi dengan baik dan mengganggu kemampuan sperma dalam membuahi sel telur.

Hindarilah stres dengan bekerja secara normal, perbanyak istirahat dan lakukan apa yang Anda sukai agar hati tetap senang. Tidak perlu terlalu menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang membuat Anda merasa ingin marah dan sedih. Ingatlah obat yang mujarab adalah hati yang senang.

Hindari olahraga berlebihan

Olahraga memang baik untuk tubuh, namun jika dilakukan berlebihan pada saat Anda dan pasangan memprogramkan kehamilan malah akan berdampak buruk. Olahraga berlebihan menyebabkan kelenjar bawah otak memberikan perintah untuk tidak merangsang sel telur untuk berovulasi. Lakukanlah olahraga ringan untuk menjaga berat badan tetap ideal. Anda dapat mengurangi intensitasnya seperti 2-3 kali seminggu dengan durasi 20-30 menit. Olahraga yang tepat merupakan hal yang wajib dilakukan karena dapat menyeimbangkan hormon, melepaskan stres dan membuat hati Anda gembira.

Konsumsi makanan sehat dan vitamin

Gaya hidup masa kini termasuk salah satu hal yang dapat memperlambat terjadinya kehamilan. Sibuknya suami istri dengan pekerjaan akan membuat waktu untuk memikirkan asupan gizi berkurang. Belum lagi sekarang telah banyak restoran cepat saji yang seolah menjadi pilihan cepat untuk mendapatkan makanan di kala sibuk. Memang terdapat banyak sekali iklan makanan yang memberikan pelayanan makanan sehat dan penuh gizi, namun tetap makanan olahan rumah yang dapat dijamin kebersihan, kesehatan dan gizinya.

Makanan yang Anda makan tidak sekedar harus bergizi saja, Anda juga harus mempertimbangkan makanan yang menunjang kesuburan Anda dan pasangan. Sayur-sayuran hijau, kecambah, buah-buahan, kacang-kacangan, telur, susu, dan daging dapat Anda tambahkan dalam menu sehari-hari Anda. Sayuran hijau dan kecambah banyak mengandung asam folat dan vitamin B dan E, sedangkan telur, daging dan ikan banyak mengandung protein. Namun ingat, masaklah telur dan daging tersebut dengan baik. Telur dan daging setengah matang berisiko mengandung bakteri, virus, atau parasit. Selain itu, buah-buahan juga dapat membantu asupan vitamin A dan C. Semua makanan ini dapat membantu meningkatkan kesuburan bagi suami maupun istri. Jika Anda merasa dengan makanan saja tidak cukup, Anda dapat mengkonsumsi vitamin tambahan yang telah banyak dijual di apotik. Tentu saja sebelum mengkonsumsi vitamin tersebut, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Hindari konsumsi rokok, kafein, alkohol dan obat-obatan terlarang

Jika Anda atau pasangan adalah perokok, segera hentikan kebiasaan tersebut. Begitu pula jika mengkonsumsi kafein berlebihan, alkohol dan obat-obatan terlarang, Anda akan menurunkan kemungkinan keberhasilan untuk mendapatkan keturunan. Segeralah tinggalkan gaya hidup tidak sehat dan kebiasaan buruk tersebut agar Anda dapat segera memperbaiki kesehatan fisik Anda.

Menghentikan kebiasaan merokok bukan hanya baik bagi kehamilan, namun juga kesehatan Anda sendiri. Asap rokok dapat membuat saluran telur Anda tersumbat sehingga sperma dan sel telur tidak dapat bertemu. Selain itu asap rokok juga dapat menyebabkan kehamilan ektopik, menjadikan sel telur tidak bagus, dan membuat risiko keguguran semakin tinggi. Jika kelak Anda telah memiliki anak dan tetap terus merokok, anak Anda berisiko terpapar asap rokok dan menjadi perokok pasif yang dapat mengancam kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian. Kurangilah asupan kafein jika Anda adalah peminum kopi atau teh berat. Berdasarkan hasil riset terhadap 9.000 wanita Belanda, wanita yang minum kopi lebih dari 4 cangkir sehari menurunkan kesempatan untuk hamil sekitar 25%. Kafein memiliki zat stimulan yang merusak transportasi telur dari ovarium ke rahim dan mengganggu pematangan sel telur.

Kunjungi dokter

Anda dapat mencoba mengkonsultasikan kesehatan reproduksi Anda pada dokter. Untuk wanita, biasanya akan dilakukan tes untuk mengetahui keadaan sel telur dengan cara USG biasa atau USG transvaginal. Di situ akan diketahui apakah Anda sel telur Anda normal atau Anda mengidap Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) yang merupakan kondisi terganggunya fungsi ovarium pada wanita di usia subur. PCOS menyebabkan masa subur istri berantakan dan hormon menjadi tidak seimbang. Selain itu ada pula tes Hysterosalpingogram (HSG), yaittu sebuah tes sinar X untuk melihat ada atau tidaknya penyumbatan di dalam saluran tuba falopi. Cairan kontras ditembakan ke uterus melalui vagina dengan memasukan pipa. Jika tidak ada sumbatan, maka Anda dapat mengandung. Selain cara ini, istri juga dapat memeriksakan darah untuk mengetahui apakah ada bakteri, virus atau parasit yang menghambat terjadinya kehamilan.

Bukan hanya istri saja yang harus diperiksakan. Jika kehamilan tak kunjung terjadi, maka suami juga perlu memeriksakan diri ke dokter. Data World Health Organization (WHO) menunjukkan sekitar 35% – 40% permasalahan sulitnya mendapatkan anak disebabkan dari pihak suami karena kualitas sperma yang kurang baik, maka dari itu program kehamilan pun harus melibatkan tes sperma. Jika Anda dan pasangan telah melakukan program lebih dari setahun dan belum ada hasil, nasihatilah suami Anda untuk melakukan analisis sperma.

Perbanyak mendekatkan diri pada sang pencipta

Hadirnya momongan merupakan suatu kesempurnaan dalam rumah tangga dan merupakan salah satu tujuan utama dalam pernikahan. Banyak pasangan yang dinyatakan sehat dan normal secara medis namun belum juga diberikan momongan yang sudah lama didambakan. Jika cara di atas sudah Anda dan pasangan lakukan namun tak kunjung membuahkan hasil, ada baiknya kembali mengingat siapa yang menciptakan manusia. Sekeras apapun usaha manusia jika Tuhan Yang Maha Kuasa belum melimpahkan rahmat-Nya, maka tidak akan ada hasilnya. Luangkanlah waktu Anda dan pasangan untuk berdoa memohon kepada-Nya agar segera dititipkan malaikat kecil di dunia ini. Semoga tips agar cepat hamil ini dapat membantu Anda untuk segera mendapatkan anak yang sangat diidam-idamkan. Semoga beruntung!

 

Adi Pramono

Web developer Bali, Indonesia. My name is Adi Pramono, a fulltime WordPress web developer based in Bali, Indonesia. I am originally come from Palangkaraya, Borneo Island, Indonesia. I believe that website is important in today’s world and a basic need for future businesses. Mail me if you need someone for your web project: info@adipramono.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top